Archive for May 2012

Kenapa harus Pendidikan Karakter?

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, sikap mental dan karakter manusia juga mengalami perubahan yang cukup signifikan. Ada beberapa kekhawatiran yang dirasakan para orang tua dulu dan kini telah menjadi santapan publik, apakah itu? Mari kita renungkan uraian di bawah ini:

- Membudayakan ketidakjujuran (menyontek, menyogok, menerobos antrian, dsb)
- Rendahnya tanggung jawab individu dan warga negara (malas bayar pajak, buang sampah sembarangan, tidak menjaga fasilitas umum, dsb)
- Semakin rendahnya rasa hormat kepada orang tua dan guru. (berkata kurang sopan, suka membantah, dsb)
- Menurunnya etos kerja (datang terlambat ke sekolah, kampus, atau ke kantor, datang ke kantor baca koran dulu, main catur di ruang kerja, main game di komputer kantor, pelayanan publik yang kurang memuaskan, dsb)
- Mudah untuk diprovokasi (perusakan fasilitas umum, pemukulan, tawuran, dsb)

Disadari atau tidak, semua hal yang dinyatakan di atas ternyata sudah terjadi di Indonesia, bahkan sudah berada di tingkat yang sangat menyedihkan. Terjadinya dekadensi moral pada generasi muda adalah cerminan pada krisis karakter. Hal ini menunjukkan bahwa pekerjaan untuk memperkuat komitmen dalam membentuk karakter generasi muda kita ini adalah suatu keharusan yang sangat mutlak segera dilakukan. 

Karakter yang berkualitas perlu dibentuk dan dibina sejak dini. Tentu saja sejak usia dini merupakan masa yang sangat menentukan bagi pembentukan karakter seseorang. Para pakar menyatakan kegagalan penanaman karakter pada seseorang sejak usia dini akan membentuk pribadi yang bermasalah di masa dewasanya kelak. Selain itu, menanamkan moral pada generasi muda adalah usaha yang strategis karena 20 atau 30 tahun yang akan datang generasi muda inilah yang akan memegang komando negara. Oleh karena itu, penanaman moral melalui pendidikan karakter sedini mungkin adalah kunci utama untuk dapat keluar dari permasalahan yang terjadi saat ini dalam kaitannya dengan masa depan bangsa kita.

Tulisan ini akan diulas lebih lengkap di postingan "Kenapa harus Pendidikan Karakter? (2)"

7 Pengertian Sistem Dari Sumber-sumber Terpercaya

Sistem memiliki banyak arti dan pemaknaan berdasarkan pendapat sumber berbeda. Pengertian sumber dari beberapa sumber terpercaya dapat dilihat di bawah ini:

Sumber 1: Pengertian sistem Secara sederhana 
Sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur atau variabel-variabel yang saling terorganisasi, saling berinteraksi, dan saling bergantung sama lain. 

Sumber 2: Pengertian sistem menurut Murdick dan Ross (1993)  
Sistem didefinisikan sebagai seperangkat elemen yang digabungkan satu dengan lainnya untuk suatu tujuan bersama. 

Sumber 3: Pengertian sistemMenurut kamus Webster's Unbriged
Sistem adalah elemen-elemen yang saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan atau organisasi.

Sumber 4: Pengertian sistem Menurut Scott (1996) 
sistem terdiri dari unsur-unsur seperti masukan (input), pengolahan (processing), serta keluaran (output).

Sumber 5: Pengertian sistem Menurut Gapspert 
Sistem memiliki 4 ciri pokok yaitu sistem itu beroperasi dalam suatu lingkungan, terdiri atas unsur-unsur, ditandai dengan saling berhubungan, dan mempunyai satu fungsi atau tujuan utama. Sistem minimal harus mempunyai empat komponen, yakni masukan, pengolahan, keluaran, dan balikan atau control.

Sumber 6: Pengertian sistem Menurut Mc. Leod (1995) 
Sistem didefinisikan sebagai sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan.


Sumber 7: Pengertian sistem Menurut Schronderberg (1971) dalam Suradinata (1996) 
Secara ringkas dijelaskan bahwa sistem adalah:
1. Komponen-komponen yang saling berhubungan satu sama lain.
2. Suatu keseluruhan tanpa memisahkan komponen pembentuknya.
3. Bersama-sama dalam mencapai tujuan.
4. Memiliki input dan output yang dibutuhkan oleh sistem lainnya.
5. Terdapat proses yang mengubah input menjadi output.
6. Menunjukkan adanya entropi.
7. Memiliki aturan.
8. Memiliki subsistem yang lebih kecil.
9. Memiliki deferensiasi antarsubsistem.

Pengertian Warga Negara

Pengertian warga negara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002)
Warga negara adalah penduduk sebuah negara atau bangsa berdasarkan keturunan, tempat kelahiran, dan sebagainya, yang mempunyai kewajiban dan hak penuh sebagai seorang warga dari negara itu.

Pengertian warga negara menurut Dr. A.S Hikam (2000)  
warga negara (citizenship) adalah anggota dari sebuah komunitas yang membentuk itu sendiri.

Pengertian warga negara Dalam pasal 26 UUD 1945 dikatakan bahwa:
1. Yang menjadi warga negara ialah orang-orang Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.
2. Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia.
3. Hal-hal mengenai warga negara dan penduduk diatur dengan undang-undang.

Penjelasan lebih lanjut tentang warga negara:
Pada pasal 26 ayat (1) mengatur siapa saja yang termasuk warga negara Republik Indonesia. Pasal ini dengan tegas menyatakan bahwa yang menjadi warga negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain, misalnya peranakan Belanda, peranakan Tionghoa, peranakan Arab yang bertempat tinggal di Indonesia, mengakui Indonesia sebagai tanah airnya, bersikap setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan disahkan oleh undang-undang sebagai warga negara.


Problematika Pendidikan "Pembiaran Contek-Mencontek"


Salah satu problematika pendidikan yang terjadi di negeri ini adalah masih kurangnya pengawasan dan kontrol dari guru atau dosen, sang penentu kebijakan dalam kelas, biasa terjadi pada saat ulangan, ujian semester, atau ujian nasional. Akan tetapi, sebuah pertanyaan yang kadang muncul "apakah guru/dosen benar-benar tidak tahu peristiwa contek-mencontek antar siswa dalam ulangan, pura-pura tidak tahu atau benar-benar membiarkan?"

Jika guru atau dosen benar-benar tidak tahu peristiwa contek-mencontek tersebut berarti ada sebuah catatan penting yang perlu digarisbawahi, dicetak miring, ditebalkan, dan diperhatikan dengan mata bulat-bulat. Guru atau dosen yang memang telah pantas dan mau memantaskan dirinya demi kemajuan pendidikan seharusnya memiliki trik-trik jitu dan kemampuan pengenalan dan pendeteksian atas kelihaian para siswa dalam proses contek-mencontek dalam ulangan. Mudah-mudahan yang belum pantas tidak berlama-lama dengan ketidakpantasannya dan sesegera mungkin memperbaiki diri agar kehadirannya dalam dunia pendidikan tidak seperti racun berselimut gula jawa, berpredikat guru tetapi malah menjadi bom waktu penghancur generasi penerus bangsa.

Jika guru atau dosen dalam posisi pura-pura tidak tahu atau benar-benar membiarkan kegiatan terselubung "contek-mencontek" maka ini tidak cukup hanya di bold, italic, atau di underline, tetapi perlu dibuatkan spanduk, iklan, baik di dunia maya atau nyata, di dunia maupun akhirat agar semua makhluk tahu bahwa telah terjadi proses kejahatan pendidikan yang dilakukan oleh figur pendidik bersimbol "guru". Mudah-mudahan mereka datang ke dunia pendidikan benar-benar karena panggilan hati, bukan karena panggilan money. Pembiaran contek-mencontek ini, bagi siswa dapat berdampak jangka panjang, ibarat gunung merapi yang kapan saja dapat meletus dan membahayakan orang lain.


Berdasarkan rumusan jitu the soft-hearted scholar ditemukan bahwa dampak pembiaran contek-mencontek bagi siswa dalam ulangan adalah sebagai berikut:

Siswa akan memiliki sifat mental yang lemah dan kurang percaya diri. Siswa yang selalu dibiarkan melakukan mencontek akan selalu bergantung pada temannya, menjadi malas belajar dan tidak pernah berpikir menjadi lebih baik. Dampak jangka panjang dari ini adalah mereka pada suatu saat nanti akan terlahir menjadi generasi yang sangat mudah putus asa dengan kehidupan karena tidak mampu mandiri dan selalu bergantung pada orang lain. Mereka juga pasti memiliki keterbatasan ilmu dalam pelajaran dan kehidupan. Pelajaran yang seharusnya mereka pelajari dan kuasai pada saat masih di bangku sekolah atau kuliah karena ketergantungannya dengan orang lain yang menyebabkan kemalasannya untuk belajar, berakibat pembodohan atas dirinya sendiri. Jika suatu saat nanti mereka berhasil menjadi "pegawai" atau "guru" atau "pejabat" dengan cara ala contek-mencontek (baca: nepotisme) maka akan terjadi proses pelayanan publik yang kurang memuaskan, topeng pendidik yang menularkan kebodohan, ketidakdisiplinan, dan bibit-bibit generasi penerus yang membudayakan jiwa contek-mencontek, atau ketika dia menjadi pejabat akan menjadi karakter yang mudah berbagi, berbagi uang yang bukan hak miliknya ke rekening pribadinya.


Sungguh problematika yang sangat memilukan dan perlu segera dibinasakan dalam waktu dan tempo yang sesingkat-singkatnya.

Pesan Penulis
Saya meyikini bahwa tiada manusia yang sempurna maka saya pun memaklumi jika masih ada guru atau dosen  yang terkecoh dengan trik dan kelihaian para siswa/mahasiswa dalam contek-mencontek. Dalam hal ini, mereka seharusnya mau lebih disiplin, hati-hati, dan serius untuk melakukan pencegahan dan pengawasan yang bijak dan penuh tanggung jawab. Intinya, mereka harus berubah menjadi lebih konsisten dan komitmen.
Akan tetapi, saya sangat menyayangkan bagi oknum guru atau dosen yang membiarkan begitu saja aktivitas contek-mencontek dalam ulangan, tanpa ada sedikit pun perasaan bersalah. Mereka bukan saja melakukan kesalahan dan dosa besar terhadap dirinya sendiri karena mengingkari amanah sebagai guru atau dosen atau pahlawan tanda jasa, pencetak generasi tetapi juga mereka berdosa dan sangat bersalah terhadap negeri ini, seluruh bangsa ini dari ujung timur ke ujung barat. Mudah-mudahan Tuhan mengampuni dosa mereka dan memberi jalan lurus agar mereka segera bertobat.
Keprihatinanku ini hanya tercurah dengan sebuah tulisan yang sangat sederhana. Pertanyaan saya adalah, masih adakah pemuda-pemuda atau calon pendidik yang peduli dalam dunia pendidikan seperti kepedulianku ini???? Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah negeri ini akan memilih orang seperti saya menjadi salah satu "pendidiknya" atau lebih memilih mereka yang setengah matang dalam pengabdiannya???ataukah lebih memilih yang mau membayar dan membeli sebuah posisi "pendidik" atas ketidakpantasannya dan kekurangannya.
Saya akan menunggu hingga jawaban itu datang! Di sini, di pangkuan bilik bambu, dimana keadilan tidak benar-benar berpijak lagi seperti dahulu, dimana saya tidak tahu mau menanam patok kebangkitan pendidikan nusantara di sebelah mana! Setidaknya, ini adalah selemah-lemahnya imanku, yaitu doaku!



Dampak Negatif Teknologi Informasi-Tugas Bahasa Inggris

Di bawah ini adalah Tugas Bahasa Inggris tentang Dampak Negatif Teknologi Informasi atau Negative Impacts of Development In Information Technology. Semoga bermanfaat!

 Negative Impacts of Development In Information Technology

 
Development in information technology also has negative impacts for human life. The ease of doing something without good control by parents, teachers and family can give possibility to use technology for wrong way.

In the field of information and technology, technological development can be used for the negative examples: the use of communications services by terrorist, the use of information and specific sites on the Internet by certain parties for a specific purpose, such as uploading video porn and violence, and marketing of drugs which can be accessed by all age freely and easily. In addition, technological development also can cause damage to computer because of virus that causes the loss of many important files in computer or the damage of internet modem because of lightning. In some cases, this can cause stress for some people.

In the social and cultural, patterns of interaction between people change because of the almost everyone has had computers in their home. Computer connected to the telephone has opened the opportunity for anyone to get in touch (communicate) with the outside world via the internet. Besides, the availability of Internet Cafes (warnet) have given opportunities to many people who do not have computers and internet channels to communicate with others via the internet, too. Program internet relay chat (IRC), Internet and e-mail has made people prefer to stay home or spend time alone with the computer to chat with friends or foreigners any time. It decreases interest to perform other interactions with neighbors, so that kinship is no longer as good as in the past. Even, technology development also decreases the moral of people, especially teenagers and students. Their life style change and affected by western influence because of internet and mass media for example free sex, going steady, smoking, drugs, etc. It means that many people are rich in material but poor in spirit and religion knowledge.

Then, the technology has also negative roles in education.  Technological development for certain people give chance to make criminal acts. Some of them try to make computer virus, to break the banking system, to create unreal money, card or visa. They do negative acts because of their ability in education but they are low in moral.

Those are some negative impacts from the development of information technology in human life.



Manfaat Teknologi Informasi - Tugas Bahasa Inggris

Di bawah ini adalah Tugas Bahasa Inggris tentang Manfaat Teknologi Informasi atau benefits of Information Technological Development. Semoga bermanfaat!

 Benefits of Information Technological Development

Development of information technology has been highly acclaimed provide great benefits for human life. Information technology is believed to give pleasure, happiness and prosperity for mankind. Distance and time is no longer a barrier to doing anything and finish the job or business. In all areas of life, development of technology has had positive impacts on human life as in the field of information and technology, economics and industry, social and cultural, and educational fields.

In the field of information and communication, positive things that can be achieved such as accurate and up to date information can be quickly obtained through the internet. In addition, we can communicate with friends, distant family, or business associates in other countries simply by using mobile phones. Then, we can even get bank services such as taking money very quickly through interbank networks via ATM (Automatic Teller Machines) in several public places.

In the economic and industrial, technological development can give positive benefits of economic growth through the presence of sophisticated machines that can accelerate the productivity of factory production, modern investment and credit system via bank or private companies, and modern marketing process through internet marketing or online store. In fact, buyers do not have to again go to the store to buy their daily needs such as food, electronics, furniture, etc via "delivery system” which is applied by modern stores.  They just order by ordering through the call center, select the preferred item and goods, and the stores will deliver them to the consumer's home.

Furthermore, other positive benefits that can be felt by people from social and cultural fields. Technological development effects: the role improvement of women in government and business for example, Indonesia was ever led by President Megawati, increasing confidence in the Asian countries to get along with foreigners in other countries, and create disciplined, diligent, and hard worker generation, especially in mastering their ability to interact such as creating websites, blogs, mailing lists, and communication of social networking (Facebook or Twitter).

Then, the technology also has very important roles in education. Mass media, especially electronic media as a source of science and education is able to provide facilities for all people, especially for students to get references and source of complete and cheap reading. In addition, technological development can create most of new methods of learning, which allows students and teachers to get benefits in the learning process. Students are able to understand abstract material, because the material can be described by the help of audio-visual method through LCD projector, sound system, and presentation software. Technological developments were even able to create learning that does not have to go through face to face, namely video call or 3G technologies. In addition, the exam monitoring system can also use CCTV technology.

Those are some benefits from the development of information technology in human life.


Pengertian Facebook dari Berbagai Sumber

Facebook adalah situs jejaring sosial yang familiar di Indonesia, Ada beberapa Pengertian Facebook di bawah ini untuk mengenalnya lebih dekat:

Menurut Prie GS, seorang budayawan dan penulis buku Tiga Pil Kecerdasan Dosis Tinggi, Facebook adalah tempat/lahan pengajian.

Menurut Jonru Ginting, seorang penulis mengatakan bahwa Facebook diartikan sebagai mesin yang sangat pintar, canggih, serba komplit, namun justru sangat user friendly. Dari segi teknis, Facebook juga bersifat open source sehingga kita sebagai user bisa menambahkan sendiri aplikasi yang kita sukai.  Sedangkan dari segi sosial, Facebook bisa dikatakan sebagai identitas atau KTP kita di dunia maya.


Selain itu, dalam sumber lain dikatakan bahwa Pengertian Facebook adalah jaringan sosial dunia maya terbesar dimana penggunanya tidak terbatas pada anak-anak, tetapi juga orang-orang kantoran dan memiliki kekayaan bahan interaksi antar user yang sangat terperinci dalam mengikuti apa yang terjadi dan perkembangan terkini dalam jaringan pertemanannya.

Facebook juga dapat diartikan sebagai salah satu program internet yang dapat digunakan untuk menjalin pertemanan.

Pengertian yang lain mengatakan bahwa Facebook adalah situs jejaring sosial terbesar di dunia dengan jumlah pengunjung saat ini lebih dari 148 juta orang. Bahkan Facebook juga berhasil menggeser Yahoo dan menjadi situs kedua paling popular di dunia setelah Google.


Demikianlah beberapa pengertian atau definisi facebook dari berbagai sumber. Mudah-mudahan bermanfaat!

Sunday, 6 May 2012
Posted by Ahn Ryuzaki

Pengertian Perjanjian Internasional

Pengertian Perjanjian Internasional menurut Undang-Undang No. 24 Tahun 2004:


Perjanjian Internasional adalah perjanjian, dalam bentuk dan nama tertentu, yang di atur dalam hukum internasional yang dibuat secara tertulis serta menimbulkan hak dan kewajiban di bidang hukum publik.

Menurut Pasal 9 Undang-Undang No. 24 Tahun 2004 tersebut, Pengesahan perjanjian internasional oleh Pemerintah Republik Indonesia dilakukan sepanjang dipersyaratkan oleh perjanjian internasional tersebut. Selain itu, pengesahan perjanjian internasional tersebut dilakukan dengan undang-undang atau keputusan presiden.

Selanjutnya menurut Pasal 10 Undang-Undang No. 24 Tahun 2004, pengesahan perjanjian internasional yang dilakukan dengan undang-undang adalah perjanjian yang berhubungan dengan:

      1. masalah politik, perdamaian, pertahanan, dan keamanan negara;
      2. perubahan wilayah atau penetapan batas wilayah negara Republik Indonesia;
      3. kedaulatan atau hak berdaulat negara;
      4. hak asasi manusia dan lingkungan hidup;
      5. pembentukan kaidah hukum baru;
      6. pinjaman dan/atau hibah luar negeri.

Jura X7-S Coffee Machine by Jura

Blog Archive

Artikel Terbaru

Recent Posts
Samsung Galaxy gear Smartwatch to complete your android phones.
Nakula Batik: Nakula Batik by Akarsana. In red, made of cotton material. With front pocket and buttons. Wear this on Friday or to a casual wedding ceremony.
Ged Shayne Blazer: Ged Shayne Blazer by Lazuli Sarae. Denim blazer, with dark grey color combined with light grey, and black pocket with pattern, accent black pattern on the neck, two button accent, with light grey and dark grey pocket in front. Perfect for your casual style or for a formal occasion.
Find this cool stuff here: http://zocko.it/LEPye

- Copyright © The Soft-Hearted Scholar -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -